Arsip

Posts Tagged ‘jazz indonesia’

Tompi; Dokter Muda yang Piawai Menyanyi Jazz

Juni 10, 2010 1 komentar

Tompi

Lahir dengan nama Teuku Adifitrian, atau lebih yang popular dengan nama Tompi pada tanggal 22 September 1978 di Lhokseumawe Aceh. Kesenian daerah Aceh sangat mendukung dengan hobi dan bakat Tompi di bidang seni terutama dalam hal tarik suara dan tari. Di Acehlah masa remaja Tompi di habiskan.

Hingga pada tahun 1997 ketika dia melanjutkan studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di sela-sela waktu kuliahnya bakat tersebut dilanjutkan dan dikembangkan dengan lebih banyak lagi belajar seni musik dan tarik suara bersama penyanyi jazz terkenal di Jakarta Bertha dan pianis Tjut Nyak Deviana.

Baca selanjutnya…

Sekilas Musik Jazz Indonesia.

Mei 25, 2010 1 komentar

Ilustrasi

Adalah sebagai khittah dari “musik pinggiran”, semangat dan aktifitas bergairah terus dari pelaku dan penggemarnyalah yang membuat “musik pinggiran” terus bernafas, walau keringat terus meleleh. Begitupun adanya dengan jazz di tanah air kita. Ini cerita mengenai jazz pada awal pergerakannya di Nusantara.

Ketika jazz mulai dikenal di awal 1900an, jazz yang kental dengan unsur march, ragtime, dance-hall music di seputaran New Orleans, maka di tanah air jazz juga dikabarkan masuk di waktu yang sama. Pada tahun 1920, tercatat ada band di bawah pimpinan seorang musikus yang nasionalis, Wage Rudolf Supratman, Black & White. Band tersebut terbentuk dan bermain di kota Makasar.

Baca selanjutnya…

Sejenak Mengenang Perkembangan Jazz Indonesia

Ilustrasi

Dalam buku Jazz in Indonesia: A Capsule History, karya Paul W. Blair dituliskan bahwa musik jazz masuk Indonesia pertama kali pada tahun 30an. Yang dibawa oleh musisi-musisi dari Filipina yang mencari pekerjaan di Jakarta dengan bermain musik. Bukan hanya mentransfer jazz saja, mereka juga memperkenalkan instrumen angin, seperti trumpet, saksofon, kepada penikmat musik Jakarta. Mereka memainkan jazz ritme Latin, seperti boleros, rhumba, samba dan lainnya. Baca selanjutnya…

Indra Lesmana; Musisi Indonesia yang Banyak Dikenal di Manca Negara

April 5, 2010 3 komentar

Indra Lesmana

Mendengarkan musik Indra Lesmana, pianis jazz yang lahir di Jakarta Tgl. 28 Maret 1966 ini, serasa kita dibawa ke alam musik jazz yang bernafaskan etnik, chord-chord yang rumit, aransemen yang lumayan rumit tapi tetap enak didengar karena unsur harmonisnya masih terjaga dengan baik. Sebagai salah  musisi jazz yang berbakat, Indra sudah berulang kali mengharumkan nama Indonesia karena kiprahnya di blantika musik dunia cukup gemilang. Pianis jazz yang sudah merilis 48 album dan menyabet 14 penghargaan baik dari dalam dan luar negeri ini adalah putra dari tokoh jazz Indonesia, Jack Lesmana dan penyanyi senior Indonesia di tahun 60-an Nien Lesmana. Selain itu ia juga adalah adik kandung dari produser film Indonesia, Mira Lesmana dan mantan suami dari salah satu penyanyi Indonesia, Sophia Latjuba, dan Indra juga merupakan salah satu juri dari Indonesian Idol. Baca selanjutnya…

Dwiki Darmawan; Menyuguhkan Jazz dengan Etnik Tradisional Indonesia

Dwiki Darmawan

Pemusik Jazz ternama yang satu ini lahir di lahir di Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 1966. Salah satu anggota grup Fusion “Krakatau” ini bisa dikatakan telah berhasil menjadi salah satu ikon jazz Indonesia saat ini.

Sejak kecil Dwiki telah akrab dengan musik. Pada usia 6 tahun, ia telah belajar piano klasik dan belajar piano jazz kepada Elfa Secioria pada usia 13 tahun. Ia adalah lulusan SMA 3 Bandung Jurusan IPS, angkatan 1985. Karier profesionalnya bermula di tahun 1985 saat bergabung dengan grup musik Krakatau bersama Pra Budi Dharma, Donny Suhendra, dan Budhy Haryono. Pada tahun yang sama, Dwiki meraih penghargaan ‘The Best Keyboard Player’ pada Yamaha Light Music Contest 1985 di Tokyo, Jepang. Dwiki juga meraih Grand Prize Winner pada Asia Song Festival 2000 di Philipina. Baca selanjutnya…

Emerald, Warna Fusion Ala Casiopea dan Uzeb

Cover Album "Karapan Sapi"

Emerald Band adalah band fusion yang dibentuk dua bersaudara Iwang Noorsaid (keyboard) dan Inang Noorsaid (drums) bersama Roediyanto Wasito (bass) serta Morgan Sigarlaki (gitar elektrik). Terbentuk tahun 1986 untuk ikut dalam lomba band yang setiap tahun diadakan oleh sebuah perusahaan alat music dari Jepang dengan nama “Light Music Contest”. Emerald berhasil menjadi juara pertama. Dan ketika ajang lomba ini berganti nama menjadi “Band Explosion”, Emerald yang berubah formasi dengan masuk drummer Cendi Luntungan kembali menjadi juara 1 di tahun 1988. Baca selanjutnya…