Beranda > Pop > Tri Utami; Pernah Belajar Piano dan Saxofon

Tri Utami; Pernah Belajar Piano dan Saxofon

Tri Utami

Trie Utami Sari, biasa dipanggil Iie, (lahir di Bandung, Jawa Barat, 8 Januari 1968; umur 42 tahun) adalah penyanyi dan pencipta lagu Indonesia. Trie adalah anak dari pasangan Kolonel (Purn.) H. Soedjono Atmotenojo dan Hj. Soejarni Oesoep. Trie merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara.

Iie mengenal musik sejak kecil. Rumah mereka selalu dipenuhi suara Pat Boone, Glen Muller, Perry Como, serta berbagai lagu klasik yang diputar lewat piringan hitam. Sejak tahun 1972-1986, bersama kedua kakanya, Purwa Tjaraka dan Thea Ika Ratna, Iie berlatih piano. Pengajar pianonya adalah Alfons Becalel (orang Hongaria) dan Rhinno serta Linda dari YPPM (Yayasan Pusat Pendidikan Musik) Bandung. Iie juga mengukuti pendidikan musik di Bina Mustika Bandung tahun 1978.

Sejak TK, Iie sangat suka menyanyi. Iie pun jadi rajin menonton acara Bintang Kecil di TVRI yang diasuh oleh Bu Kasur, Ibu Sud, dan A.T. Mahmud. Iie juga sering mengikuti lomba menyanyi. Pertama kali Iie muncul di televisi adalah saat mengikuti kompetisi menyanyi untuk anak SD dalam acara Ayo Menyanyi di TVRI tahun 1977. Beberapa tahun kemudian, Iie menjadi juara kedua saat mengikuti lomba menyanyi lagu-lagu perjuangan di Bandung. Sejak itu, Iie jadi sering menjadi bintang tamu untuk menyanyi di TVRI Jakarta.

Tri Utami di salah satu acara

Saat SMA, Iie mulai mendampingi kakaknya Purwa Tjaraka menyanyi secara rutin, bergantian dengan Thea, di sebuah restoran di Bandung. Selain itu, Iie juga menjadi penyiar di Radio Dee-Day kemudian di Radio OZ 103 FM di Bandung dan lead vocalist band Kahitna.

Lulus SMA Iie ingin melanjutkan sekolah musik di Amerika. Sayang keluarganya tidak mampu membiayai. Berbeda dengan kedua kakaknya yang berhasil meraih gelar kesarjanaan, Iie memilih tidak melanjutkan sekolah. Iie kemudian semakin memperdalam kemampuan bermusiknya dengan mempelajari keyboard, saksofon, dan berlatih membuat aransemen lagu di kelompok drum band GWDC (Genta Winaya Drum Corps) Bandung.

Awal karir profesional Iie adalah saat dia ‘dilamar’ oleh Krakatau, grup band beraliran jazz yang sangat masyhur saat itu. Bersama Krakatau, Iie membuat album pertamanya tahun 1986 bertajuk First Album. Meskipun demikian, nama Iie mulai dikenal saat menjadi pemenang Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors (1987) membawakan lagu “Keraguan”, karya Edwin Saladin dan Adelansyah. Iie juga berhasil menjuarai Festival Penyanyi Lagu Populer Indonesia, tahun 1989.

Selain mengikuti lomba di dalam negeri, Iie pun menjajal ajang lomba di luar negeri. Diantaranya, runner up dalam ABU (Asia Pasific Broadcasting Union) Golden Kite World Song Festival di Kuala Lumpur tahun 1990 dan Grand Prix Winner di ajang The Golden Stag International Singing Contest di Brasov, Rumania (1992). Ia juga dinobatkan sebagai pemenang dalam ABU International Anthem di Bangkok (2000), serta terpilih sebagai Penyanyi Jazz Wanita Terbaik versi News Music pada tahun yang sama.

Sejumlah Iie yang sempat menjadi hit, antara lain “Kau Datang”, “Untuk Ayah dan Ibu” (ciptaannya sendiri), serta “Nurlela 1” dan “Nurlela 2”. Yang terakhir ini dinyanyikannya berempat bareng Vina Panduwinata, Atiek CB, dan Malyda, yang tergabung dalam kelompok Rumpies.

Iie juga menyanyi untuk soundtrack sejumlah film dan sinetron, antara lain “Elegi Buat Nana” (1988), “Perisai Kasih yang Terkoyak” dan “Kembang Ilalang” pada tahun 2003. Selain menyanyi, Iie pun menciptakan lagu. Telah puluhan lagu diciptakannya, baik untuk dinyanyikan dirinya sendiri, maupun di nyanyikan oleh orang lain. Salah satu lagu ciptaannya yang terkenal adalah Jadilah Bintang (bersama Purwa Tjaraka) yang menjadi theme song Kontes Dangdut Indonesia (KDI).

  1. Januari 5, 2015 pukul 6:54 am

    Just desire to say your article is as astonishing. The clarity to your publish is just cool and
    that i could suppose you’re knowledgeable in this subject.
    Well along with your permission let me to grab your RSS feed to keep up to date with imminent post.
    Thank you one million and please carry on the enjoyable work.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: