Beranda > Asal Usul > Rock – Lahir di Amerika, Besar di Eropa

Rock – Lahir di Amerika, Besar di Eropa

Ilustrasi

Ilustrasi

Musik rock barangkali adalah genre musik yang paling sulit dilacak asal-muasalnya. Bagaimana tidak, dalam usianya yang baru mencapai 60 tahunan musik ini telah berevolusi menjadi berbagai genre yang akhirnya sama sekali sudah berbeda dari cikal-bakalnya. Buat Anda yang baru mengamati musik rock dari tahun 1990-an, Anda pasti terkejut mendapati fakta bahwa penyanyi macam Elton John sebenarnya masih bernaung di bawah payung rock. Dalam sejarahnya, rock memang telah membaur dengan berbagai genre lain dan memunculkan warna baru yang kemudian malah berdiri sendiri sebagai sebuah genre.

Kalau mau melacak balik, barangkali awal kemunculan musik rock sendiri adalah di tahun 1950-an. Musik rock sendiri pertama kali muncul di Amerika Serikat sekitar akhir tahun 1940-an sampai awal tahun 1950-an. Pada dasarnya, musik rock sendiri adalah pembauran dari berbagai genre yang sudah ada saat itu seperti rhythm and blues, gospel music, dan country. DJ Alan Freed sering kali disebut sebagai orang yang pertama kali menciptakan kata rock and roll untuk menggambarkan genre yang baru muncul itu di tahun 1951.

Soal hasil rekaman pertama yang masuk ke kategori ini sendiri memang masih jadi perdebatan. Salah satu yang paling relevan mungkin adalah lagu berjudul Rocket 88 yang dibawakan oleh Jackie Brenston and The Delta Cats yang beredar di tahun 1951. Soal siapa yang pertama kali mempopulerkan, barangkali nama Bill Haley dan Elvis Presleylah yang paling tepat.

Bila mengacu pada perkembangannya sampai saat ini, karakteristik musik rock jadi lebih susah digambarkan namun pada awal kemunculannya, ada beberapa poin yang bisa ditarik dari genre ini. Salah satunya adalah penggunaan electric guitar sebagai instrumen yang dominan. Ciri lain adalah kesamaan harmoni dengan musik-musik lain yang juga berasal dari dunia barat dan penggunaan riff atau pola yang berulang-ulang. Dalam perkembangannya, banyak teknik bermain yang kemudian ditemukan dan musik rock sendiri makin berkembang.

Meski ‘ditemukan’ di benua Amerika namun dalam perkembangannya rock sempat ‘mati’ di tempat kelahirannya ini dan kembali muncul di daratan Eropa. Orang menyebutnya sebagai British Invasion. Akhir tahun 1950-an sampai awal tahun 1960-an adalah era kemunduran musik rock di Amerika meski di pertengahan tahun 1960-an musik ini kembali berjaya di negeri kelahirannya. Dalam perkembangannya kemudian, pengaruh band-band rock asal Eropa jadi lebih dominan dalam dunia musik rock sendiri. Bahkan sekarang, band rock asal Eropa jadi lebih banyak daripada band rock asal Amerika.

Sejak kelahirannya, musik rock sendiri telah mengalami berkali-kali ganti kulit dan muncul sebagai genre baru. Jumlah genre yang muncul dari musik rock sendiri nyaris tak terhitung lagi. Dimulai dari rock and roll, berkembang menjadi surf music, garage rock, psychedelic rock, progressive rock, punk rock, grunge, heavy metal sampai berbagai subgenre yang muncul belakangan ini.

Source: Encarta, Wikipedia

  1. serbamiliter
    April 11, 2010 pukul 1:31 pm

    Nice Post Gan ..
    Tukeran Link yuu..

    Jangan lupa saling berkunjung ..

    http://serbamiliter.wordpress.com/

    • April 11, 2010 pukul 11:41 pm

      Boleh aja. serbamiliter.wordpress.com juga asyik. Silahkan dipasang link-nya….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: