Beranda > Jazz > Lisa Ono, Mengawali Karir dari Restoran Milik Ayahnya

Lisa Ono, Mengawali Karir dari Restoran Milik Ayahnya

Lisa Ono

Bagi anda penggemar musik Bossa nova, lagu-lagu karya Lisa Ono bisa menjadi salah satu koleksi untuk memenuhi lemari koleksi musik anda. Mungkin selintas mengingatkan pada lagu-lagu yang dibawakan oleh Rafika Duri atau Ermyn Kulit. Irama Bossas yang melantun lembut, indah, dan pas sekali untuk teman makan malam.

Penyanyi, pemain gitar dan pencipta lagu berdarah Jepang-Brasilia ini lahir di Sao Paulo Brasilia, tetapi kemudian pindah ke Jepang saat Lisa berumur 10 tahun. Setelah pindah ke Jepang, Ayah Lisa membuka sebuah Restoran Brasilia baru yang diberi nama Saci-Perere, dan dari restoran inilah karir Lisa dimulai. Lisa tampil setiap malam untuk menghibur pengunjung restoran dengan irama bossa nova dan samba.

Album pertama yang dirilis Lisa berjudul “Catupiry” tahun 1989, dan setelah itu Lisa menjadi musisi yang sangat produktif dengan merilis minimal satu album tiap tahunnya, dan juga menjadi sangat terkenal setelah tampil beberapa kali di stasiun TV komersial Jepang.

Tahun 1991, albumnya yang berjudul “Nana,” memenangkan “Grand Prix Gold Disk Award for Jazz” di Jepang. Album ketiga, “Menina,” yang direkam di Rio de Janeiro, memenangkan penghargaan Grand Prix yang sama. Tahun 2003 Lisa merilis album berjudul “Dans Mon Lle” (In My Island) yang terinspirasi oleh lagu-lagu Prancis yang populer.

Selama perjalanan musiknya, Lisa telah tampil bersama musisi-musisi terkenal seperti Tom Jobim, Joao Donato, Toninho Horta dan Emilio Santiago. Sampai tulisan ini dibuat Lisa telah merilis 22 album.

***

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: