Beranda > Jazz > Bob James; Lantunan Keindahan Tanpa Henti

Bob James; Lantunan Keindahan Tanpa Henti

Bob James

Mendengarkan permainan Bob James, laksana mendengarkan lantunan keindahan, ketenangan, dan harmony. Sentuhan nada-nada jazz yang tidak berkesan berat seperti kebanyakan musik jazz, menjadikan musiknya mudah sekali untuk dinikmati. Pemain piano dan keyboard ini lahir tanggal 25 Desember 1939 dengan nama Robert McElhiney James. Nama Bob James baru mencuat ketika ia menciptakan lagu berjudul “Angela” yang menjadi soundtrack dalam film Taxi, dan juga dalam lagunya berjudul “Nautilus” dan “Westchester Lady” yang berirama klasik-fusion.

Selain bersolo karir, Bob juga merilis album duet, diantaranya dengan Earl Klugh, Kirk Whalum dan David Sanborn. Di albumnya bersama Earl Klugh yang diberi judul “One on One”, Bob berhasil memperoleh Grammy Award untuk kategori “Best Pop Instrumental Performance of 1981”.

Warna musik Bob James yang kebanyakan berirama “Smooth-Jazz” juga dianggap memiliki peran yang sangat penting bagi lahirnya jenis musik “Hip-Hop,” hal ini dapat dilihat dari dua lagunya yang cukup terkenal yaitu “Nautilus dan Take Me to the Mardi Grass” yang diciptakannya tahun 1975 dalam album berjudul “Two”.

Pada tahun 1991 Bob mendirikan sebuah Supergrup Smooth Jazz dengan nama Fourplay. Anggota dari grup ini adalah nama-nama yang sudah tidak asing lagi dalam dunia musik Jazz seperti: Lee Ritenour pada gitar, Nathan East pada Bass, Harvey Mason pada drum dan Bob sendiri pada piano. Mulai berdirinya hingga saat ini grup ini sudah merilis 11 album. Album terakhirnya berjudul “Energy” yang dirilis tahun 2008. Sementara Bob sendiri secara keseluruhan (baik yang ber-solo karir maupun yang berkolaborasi) sudah merilis 43 album. Album yang terakhir berjudul “Christmas Eyes” tahun 2008, ia rilis bersama putri tercintanya Hillary James yang sekarang secara perlahan namun pasti mulai mengikuti jejak ayahnya sebagai musisi jazz.

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

Bagi anda penggemar musik Bossa nova, lagu-lagu karya Lisa Ono bisa menjadi salah satu koleksi untuk memenuhi lemari koleksi musik anda. Mungkin selintas mengingatkan pada lagu-lagu yang dibawakan oleh Rafika Duri atau Ermyn Kulit. Irama Bossas yang melantun lembut, indah, dan pas sekali untuk teman makan malam.

Penyanyi, pemain gitar dan pencipta lagu berdarah Jepang-Brasilia ini lahir di Sao Paulo Brasilia, tetapi kemudian pindah ke Jepang saat Lisa berumur 10 tahun. Setelah pindah ke Jepang, Ayah Lisa membuka sebuah Restoran Brasilia baru yang diberi nama Saci-Perere, dan dari restoran inilah karir Lisa dimulai. Lisa tampil setiap malam untuk menghibur pengunjung restoran dengan irama bossa nova dan samba.

Album pertama yang dirilis Lisa berjudul “Catupiry” tahun 1989, dan setelah itu Lisa menjadi musisi yang sangat produktif dengan merilis minimal satu album tiap tahunnya, dan juga menjadi sangat terkenal setelah tampil beberapa kali di stasiun TV komersial Jepang.

Tahun 1991, albumnya yang berjudul “Nana,” memenangkan “Grand Prix Gold Disk Award for Jazz” di Jepang. Album ketiga, “Menina,” yang direkam di Rio de Janeiro, memenangkan penghargaan Grand Prix yang sama. Tahun 2003 Lisa merilis album berjudul “Dans Mon Lle” (In My Island) yang terinspirasi oleh lagu-lagu Prancis yang populer.

Selama perjalanan musiknya, Lisa telah tampil bersama musisi-musisi terkenal seperti Tom Jobim, Joao Donato, Toninho Horta dan Emilio Santiago. Sampai tulisan ini dibuat Lisa telah merilis 22 album.

***

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: