Beranda > Alat musik > Teori Musik Dasar

Teori Musik Dasar

Pada setiap permulaan musik, dituliskan sebuah tanda sukat (Time Signature). Tanda sukat ini terdiri dari dua angka yang disusun ke bawah seperti angka pecahan:

timesignature

Angka yang di atas (pembilang) menunjukkan jumlah ketukan di dalam satu birama.
Angka 2 menunjukkan ada dua ketukan pada setiap birama.
Angka 3 menunjukkan ada tiga ketukan pada setiap birama.
Angka 4 menunjukkan ada empat ketukan pada setiap birama.
Sedangkan angka yang di bawah (penyebut) menerangkan jenis not yang memperoleh satu ketukan.
Jadi angka 4 berarti menunjukkan sebuah not seperempat memperoleh satu ketukan.

Musik dibagi menjadi dalam ruas-ruas birama dengan menggunakan garis birama (Bar Lines).
Contoh garis birama:
ruasbirama1

Jarak antara dua buah garis birama disebut dengan Ruas Birama.
Contoh ruas birama:
ruasbirama2

Bila suatu bagian musik berakhir, digunakan Birama garis ganda.
Contoh garis ganda pada suatu birama terakhir:
garispenutup

Sebuah not Penuh Not Penuh dapat diubah menjadi beberapa macam not. Tambahkan sebuah tangkai pada not penuh maka akan menjadi not setengah Not Setengah. Isikan not penuh dan tambahkan sebuah tangkai, maka akan menjadi not seperempat Not Seperempat.

Pada tanda kunci manapun bila not itu terletak di bawah garis ketiga, maka tangkainya ditulis ke atas.
not tangkai ke atas

Dan tangkainya ditulis ke bawah apabila not itu di atas garis ke tiga.
Not tangkai ke bawah

Khusus di garis ketiga, tangkai not boleh ke atas atau ke bawah.

Tangkai yang dituliskan ke atas diletakkan pada sisi sebelah kanan not, sedangkan tangkai yang dituliskan ke bawah diletakkan pada sisi sebelah kiri not.

Not balok adalah simbol atau tanda yang diletakkan pada spasi atau garis dalam sebuah Paranada yang menghasilkan rangkaian Nada Musik.

Ini adalah Not penuh pada spasi:
satu-not-penuh-di-spasi.gif

Dan ini Not penuh di garis:
satu-not-penuh-di-garis.gif

Rangkaian not-not penuh di spasi dalam tanda kunci treble (G):
not-not-penuh-di-spasi-dalam-kunci-treble-g.gif

Dan not-not penuh pada garis dalam kunci treble (G):
not-not-penuh-di-garis-dalam-kunci-treble-g.gif

Not-not penuh di spasi dalam kunci bass (F):
not-not-penuh-di-spasi-pd-kunci-bass-f.gif

Dan not-not penuh di garis dalam kunci bass (F):
not-not-penuh-di-garis-pd-kunci-bass-f.gif

Pada setiap garis dan spasi di Paranada mempunyai nama sebutan sesuai dengan Tanda Kuncinya. Ada tujuh huruf pertama di dalam abjad yang digunakan sebagai nama pada garis dan spasi bagi kedua Tanda Kunci, yaitu: A – B – C – D – E – F – G
Empat not di dalam spasi pada Tanda Kunci G (Treble) adalah: F A C E
4 not spasi kunci G

Empat not di dalam spasi pada Tanda Kunci F (Bass) adalah: A C E G
4 not spasi kunci F

Lima Not di garis pada Tanda Kunci G (Treble) adalah: E G B D F
5 Not digaris Kunci G

Lima Not di garis pada Tanda Kunci F (Bass) adalah: G B D F A
5 Not digaris Kunci F

About these ads
  1. September 15, 2010 pukul 6:11 pm | #1

    terimakasih ini sangat membantu. penjelasannya detail.
    tapi gimana caranya ngejelasin itu semua sama anak berusia 12 tahun???

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: